Rabu, 20 Juli 2011

Modul bahasa Indonesia 1 ( Menganalisis &Menulis Laporan)











CARA MEMBUAT LAPORAN KEGIATAN


ImagePengertian Laporan Kegiatan
Laporan kegiatan adalah suatu ikhtisar tentang hal ikhwal pelaksana suatu kegiatan, yang harus disampaikan oleh pembina kepada pihak yang memberi tugas sebagai pertanggungjawaban.

Pentingnya Laporan Kegiatan
Laporan kegiatan merupakan alat yang penting untuk :
a.         Dasar penentuan kebijakan dan pengarahan pimpinan.
b.         Bahan penyusunan rencana kegiatan berikutnya.
c.         Mengetahui perkembangan dan proses peningkatan kegiatan.
d.         Data sejarah perkembangan satuan yang bersangkutan dan lain-lain.

Macam Laporan Kegiatan
a.         Ditinjau dari cara penyampaian, terdapat :
1)       Laporan lisan, disampaikan secara lesan, biasanya dilakukan hal-hal yang perlu segera disampaikan laporan lisan dapat dengan tatap muka, lewat telepon , wawancara dan sebagainya.
2)       Laporan tertulis, disampaikan secara lengkap dalam bentuk tulisan.
b.         Ditinjau dari bahasa yang digunakan, terdapat :
1)       Laporan yang ditulis secara populer, yang menggunakan kata-kata sederhana, kadang-kadang diselingi dengan kalimat humor / lucu.
2)       Laporan yang ditulis secara ilmiah, sebagai hasil peneliti. Biasanya isinya singkat tetapi padat dan sistimatis serta logis.
c.         Ditinjau dari isinya, dapat dibedakan :
1)       Laporan kegiatan, misalnya pelaksanaan perkemahan, pelaksanaan ujian SKU, SKK, Pramuka Garuda.
2)       Laporan perjalanan, misalnya laporan wisata, pengembaraan, penjelejahan dan sebagainya.
3)       Laporan keuangan, menyangkut masalah penerimaan dan penggunaan uang.

ImageSistimatika Laporan
Hendaknya laporan lengkap, dapat menjawab semua pertanyaan mengenai : apa ( what ), mengapa ( why ), siapa ( Who ), dimana ( where ), kapan ( when ), bagaimana ( how ).
Urutan isi laporan sebaiknya diatur, sehingga penerima laporan dapat mudah memahami. Urutan isi laporan antara lain sebagai berikut :
 1.       Pendahuluan
Pada pendahuluan disebutkan tentang :
a.       Latar belakang kegiatan.
b.       Dasar hukum kegiatan.
c.       Apa maksud dan tujuan kegiatan.
d.       Ruang lingkup isi laporan.
 2.       Isi Laporan
Pada bagian ini dimuat segala sesuatu yang ingin dilaporkan antara lain :
a.       Jenis kegiatan.
b.       Tempat dan waktu kegiatan.
c.       Petugas kegiatan.
d.       Persiapan dan rencana kegiatan.
e.       Peserta kegiatan.
f.         Pelaksanaan kegiatan (menurut bidangnya, urutan waktu pelaksanaan, urutan fakta / datanya).
g.       Kesulitan dan hambatan.
h.       Hasil kegiatan.
i.         Kesimpulan dan saran penyempurnaan kegiatan yang akan datang.

3.       Penutup
Pada kegiatan ini ditulis ucapan terima kasih kepada yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan itu, dan permintaan maaf bila ada kekurangan-kekurangan. Kesimpulan, saran, dan harapan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan
Laporan diusahakan agar :
a.          Singkat dan padat.
b.          Runtut atau sistimatis.
c.          Mudah dipahami isinya.
d.          Isinya lengkap.
e.          Menarik penyajiannya.
f.            Berpegangan pada fakta, data dan persoalannya.
g.          Tepat pada waktunya.

Lain – lain.
a. Dalam laporan dapat dilampirkan : photo-photo kegiatan, tanda bukti, surat-surat keterangan dan sebagainya ( copy )
b. Untuk mempermudah penyusunan laporan sebaiknya tetap mengacu pada proposal yang pernah diajukan.
c. Memberikan Laporan kegiatan dengan tembusan kepada satuan/ lembaga yang terkait. ( Mabi, Kwartir, Sponsor dll )


Sumber : Materi KML Lemdikanas (dengan sedikit penyempurnaan)



CONTOH LAPORAN KEGIATAN





LAPORAN KEGIATAN KARYA WISATA
PANTAI SANUR

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat
Untuk Mengikuti Ujian Akhir Nasional
Tahun 2007 / 2008




Oleh
KELAS IX-H


KETUA :
WAKIL KETUA :
ANGGOTA :








SMP NEGERI 1 TULUNGAGUNG
TAHUN PELAJARAN 2007 /2008












MOTTO



• KEJUJURAN ADALAH KUNCI KESUKSESAN
• BANGSA YANG BAIK ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI BUDAYA SENDIRI
• WARNAILAH HIDUP INI DENGAN “KEJUJURAN”
• AKU BISA KARENA BIASA
• BE THE BEST AND NOT FEEL THE BEST
• BELAJARLAH SELAGI KAU BISA
• TAK ADA GADING YANG TAK RETAK
• NO THING IS IMPOSIBLE
• MENGHARGAI BUDAYA SENDIRI MERUPAKAN CERMIN MASYARAKAT YANG BERJIWA PANCASILA
• DIMANA ADA KEMAUAN PASTI ADA JALAN
• WARNAILAH HIDUPMU DENGAN KEJUJURAN









HALAMAN PERSEMBAHAN


Karya Tulis ini kami susun tidak hanya untuk memenuhi persyaratan mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) SMP Negeri 1 Tulungagung Tahun Pelajaran 2007 / 2008, tetapi juga sebagai sarana untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta lebih mencintai keindahan alam Negara kita diantaranya Pulau Bali.

Maka kami ucapkan terimakasih kepada :
1. Bapak Drs. Bambang Agus Susetyo, MM, M.Pd. selaku kepala sekolah SMP Negeri 1 Tulungagung yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti kegiatan karya wisata di Pulau Bali.
2. Bapak Suyatno, B.A. selaku wali kelas kami dan telah mendampingi selama kegiatan karya wisata ini.
3. Bapak Drs. Noerdaryanto, M.Pd. selaku guru Bahasa Indonesia kami yang telah memberikan pengarahan dalam penyusunan karya tulis ini.
4. Bapak dan Ibu Guru pembimbing yang telah menjaga, mendampingi, dan memotifasi kami selama perjalanan karya wisata ke Pulau Dewata.
5. Bapak Ibu Guru pengajar SMP Negeri 1 Tulungagung yang telah mendidik kami sejak kelas 1 hingga sekarang.
6. Teman-temanku kelas IX SMP Negeri 1 Tulungagung khususnya kelas IX-H
7. Semua pihak yang telah membantu kami dalam penyusunan karya tulis ini sehingga karya tulis ini dapat terselesaikan dengan baik.

Kami berharap dengan selesainya Karya Tulis ini dapat bermanfaat bagi para pembaca khususnya kepada adik-adik kelas kami semoga karrya tulis ini dapat menjadi penduan untuk kalian kelak.
































KATA PENGANTAR
Puja dan Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah, melimpahkan nikmat, rahmad dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan karya wisata ini yang berjudul “Danau Bratan Bedugul”, namun hal ini tidak lepas dari bimbingan Bapak dan Ibu guru. Melalui karya tulis ini kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru yang telah mencurahkan dan membimbing kami dalam penyusunan karya tulis ini.
Dan tidak lupa kami menyampaikan banyak terima kasih kepada:
1. Bapak Drs. Bambang Agus Susetyo. M.M selaku kepala sekolah SMP Negeri 1 Tulungagung yang telah mengijinkan kami dalam melaksanakan karya wisata.
2. Bapak Suyatno selaku wali kelas kami yang telah memberikan petunjuk dan bantuan dalam penyusunan karya tulis ini.
3. Seluruh Bapak, Ibu guru pengajar yang telah membantu dan membimbing kami dalam penyelesian tugas karya tulis ini.
4. Dan semua kawan – kawan yang telah membantu dan mendukung kami dalam penyelesaian tugas karya tulis ini.

Kami menyadari dengan sepenuh hati bahwa karya tulis ini jauh dari kesempurnaan. Oleh, karena itu, saran dan berbagai kritik yang bersifat membangun sangat kami harapkan guna untuk menyempurnakan karya tulis kami.
Harapan kami semoga hasil dari karya tulis ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan bagi penyusun pada khususnya.

Tulungagung, Februari 2008

Penyusun

























DAFTAR ISI


































BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Seiring dengan perkembangan dunia pariwisata di negara kita terutama peninggalan – peninggalan sejarah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke menjadi salah satu alasan diadakan karya wisata. Karya wisata merupakan suatu kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh sekolah kami. Karya wisata tahun ini mengambil objek – objek karya wisata di Pulau Bali karena di sana banyak terdapat tempat – tempat wisata yang tersohor atau terkenal di Dunia.
Kaitanya dengan karya wisata, kami ditugasi untuk membuat laporan dalam bentuk Karya Tulis mengenai salah satu objek – objek wisata yang kami kunjungi di Pulau Bali. Dalam menyusun laporan tersebut, kami memerlukan data – data yang akurat. Dalam pencarian data – data yang akurat tersebut kami mengalami suka dan duka.


SUKA DUKA PENULIS
Suka Cita Kami antara lain :
 Merasa puas danü senang dapat menyaksikan dengan mata kepala sendiri objek – objek wisata di Pulau Bali.
 Kita dapat bertemu dan berfoto bersama dengan turisü dari berbagai Negara.
 Menambah wawasan dan pengetahuan mengenaiü seluk beluk Pantai Sanur.
 Kita dapat menikmati keindahan Pulau Baliü yang disebut banyak orang sebagai “Surga Dunia”.


Duka Cita Kami antara lain :
 Keterbatasan buku – buku tentang sejarah Pantaiü Sanur.
 Perjalanan yang memakan waktu lama, membuat badan kamiü terasa letih.
 Waktu kerja kelompok kami sulit untuk menyatukanü pikiran, beberapa anggota kami masih banyak yang mengobrol sehingga tidak terfokus dengan karya tulis yang kami kerjakan.

B. ALASAN PEMILIHAN TOPIK LAPORAN
Dalam berkarya wisata kami mengunjungi beberapa objek karya wisata antara lain :
1. PANTAI SANUR
2. GARUDA WISNU KENCANA
3. TANJUNG BENOA
4. PABRIK KAOS “Joger”
5. PANTAI KUTA
6. SMPN 4 DENPASAR
7. PUSAT KERAJINAN TENUN “Galuh”
8. PUSAT MAKANAN KHAS BALI “MAHA DHEWI”
9. BBC
10. PASAR SUKOWATI
11. MUSEUM BADJRA SANDI
12. TANAH LOT
13. DANAU BEDUGUL
Sebelumnya setiap kelas dibagi atas 8 kelompok yang beranggotakan lebih dari 5 orang. Setiap kelompok ini diharuskan membuat sebuah karya tulis dari salah satu wisata yang sudah disebutkan diatas. Untuk menentukan topic karya tulis setiap kelompok, kelas kami mengadakan undian dengan menuliskan objek-objek wisata diatas dalam sebuah kertas dan kelompok kami memperoleh tugas membuat karya tulis tentang “ PANTAI SANUR”.


C. TEKNIK PENGUMPULAN DATA
Dalam penyusunan karya tulis ini teknik pengumpulan data yang kami gunakan adalah sebagai berikut :
1. Teknik pengamatan
Dalam observasi di Pantai Sanur, kami melakukan pengamatan dengan cara mengamati bagian – bagian atau tempat – tempat yang ada di sana serta melakukan pemotretan ( Pengambilan gambar ).

2. Studi Pustaka
Dalam pengumpulan data kami menggunakan cara kepustakaan, yaitu dengan mencari data dari majalah – majalah perpustakaan buku panduan tentang Pulau Bali, buku – buku lainnya yang berkaitan dengan penyusunan karya tulis dan juga dari Internet.


D. TUJUAN PENULISAN

i. Tujuan Umum
1. Untuk memperluas wawasan mengenai sejarah dan budaya tempat – tempat wisata di Pulau Bali.
2. Sebagai latihan untuk memperlancar sastra dan bahasa.
3. Sebagai perbandingan antara teori di kelas dan kenyataan di Lapangan.
4. Menanamkan rasa Cinta Tanah Air.
5. Mengenal kebudayaan Nusantara.
6. Untuk berlatih menyusun Karya Tulis secara Sistematis.

ii. Tujuan Khusus
Sebagai persyaratan untuk mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) dan Ujian Akhir Nasional (UAN) Tahun Pelajaran 2007 / 2008.


BAB II
PEMBAHASAN

A. PERJALANAN KARYA WISATA
Pada tanggal 29 Agustus 2007 sekolah kami mengadakan karya wisata ke Pulau Bali. Sekolah menggunakan jasa Travel BAT Tour and Travel dari Tulungagung. Pihak travel menyediakan 8 buah bus dari PO Gunung Harta untuk mengangkut kurang lebih 400 siswa yang ikut ke Bali.
Kami berangkat dari sekolah pada pukul 12.00 WIB, setelah pihak Trevel datang kami langsung masuk ke dalam bus dan menempati masing – masing tempat duduk yang sudah disediakan untuk siswa. Kami sekelompok berada di bus enam. Sebelum berangkat Bapak Irwanto selaku setua panitia memeriksa jumlah peserta terlebih dahulu agar tidak ada peserta yang tertinggal. Sebelum berangkat kami berdoa terlebih dahulu demi kelancaran dalam perjalanan dan keselamatan semua anggota Study Tour SMPN 1 Tulungagung. Setelah semua lengkap kami langsung memulai perjalanan.
Pada saat – saat pertama dalam perjalanan kami, semua sangat ceria karena kami belum merasakan lelah. Masing – masing peserta sibuk dengan kegiatanya sendiri – sendiri ada yang saling bercanda, bernyanyi, membaca novel, membaca komik, dan ada juga yang hanya menikmati pemandangan di luar. Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 WIB, kami sudah sampai di Kota Malang tepatnya di Karangkates dan disitulah bus itu berhenti untuk mengistirahatkan mesin. Sementara itu kami diberikan kesempatan untuk Solat Ashar dan menghirup udara segar. Setelah semua peserta selesai solat, semua peserta langsung kembali ke busnya masing – masing dan meneruskan perjalanan ke Pulau Bali. Di tengah perjalanan kami diputarkan VCD lagu –lagu sehingga menambah keceriaan di dalam bus kami dan membuat suara teman – teman tak kunjung reda. Suasana ini membuat kami lebih senang dan bahagia sehingga kami tidaka cepat lelah.
Suasana bus yang gaduh itu lama kelamaan menjadi sepi karena perut kami terasa sangat lapar, teman – teman banyak menggerutu karena belum mendapat makanan. Penderitaan itu segera berakhir karena pada pukul 20.00 WIB kami sampai di Rumah Makan Situbondo, teman – teman langsung turun untuk makan, melaksanakan solat, buang air, dan menghubungi keluarganya yang ada di rumah. Setelah makan dan solat kami melanjutkan kembali perjalanan menuju Pelabuhan Ketapang yang terletak di Banyuwangi, tetapi sebelumnya para Guru pendamping mengecek kembali jumlah siswa.
Suasana di dalam bus kembali ramai karena teman – teman telah mendapatkan dan menikmati makan melam mereka, mereka kembali bergurau dan beryanyi, bahkan nasehat Bapak dan Ibu guru pendamping untuk segera tidur tidak dihiraukan oleh mereka.
Bus terus melaju dalam kegelapan malam yang dingin, suasana bus tetap ramai hingga akhirnya pemandu wisata dari travel memberitahukan bahwa dalam beberapa menit kami akan melewati PLTU Paiton tempat terjadinya kecelakaan yang menelan banyak korban beberapa waktu lalu. Setelah mendengar berita itu berlahan suasana berubah menjadin hening. Semoga arwah para korban diterima disisi Tuhan YME dan kejadian yang serupa tidak terulang lagi. Setelah itu pemandu wisata memberi kami waktu untuk menikmati pemandangan disekitar PLTU Paiton.
Setelah beberapa saat tepat disebelah kiri kami terdapat sebuah pemandangan yang menarik, gemerlap lampu – lampu yang menyala di PLTU Paiton tersebut sungguh membuat kami tercengang apalagi ditambah megahnya bangunan yang berada di pinggir pantai itu, sungguh suatu bangunan yang mengagumkan. Teman – teman langsung bergegas dan mengambil kamera dan memotret pemandangan itu dengan penuh kekaguman. Setelah selesai menikmati indahnya gemerlap lampu di Paiton kami langsung melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Ketapang. Karena perjalanan kami masih jauh para guru pendamping menyuruh kami untuk tidur terlebih dahulu agar tidak lelah.
Sekitar pukul 23.00 WIB kami sudah sampai di Pelabuhan Ketapang, di sana kami menunggu kedatangan kapal penyeberangan ( kapal Ferry ) yang datangnya cukup lama. Setelah kapal penyeberangan itu datang bus kami pun masuk ke dalam kapal penyeberangan ( kapal Ferry ) itu. Kami semua turun dari bus untuk menikmati pemandangan dari atas kapal. Setelah turun dari bus teman – teman mencari tempat duduk diatas kapal, tetapi juga banyak yang berdiri di tepian kapal dan ada juga yang berada pada anjungan kapal sambil menikamati pemandangan laut yang indah dan merasakan buaian angin malam yang menusuk kulit. Diiringi deburan ombak yang keras, yang membuat kapal kami bergoyang – goyang yang menambah asyiknya susana di atas kapal. Sayangnya, kami ikut gelombang kedua karena bus yang lain sudah menyeberang terlebih dahulu. Teman – teman sangat senang karena dalam beberapa menit lagi kami akan menginjakkan kaki di Pulau Bali.
Pada pukul 01.00 WITA kami tiba di Pelabuhan Gilimanuk, kemudian sumua siswa yang turun dari kapal masuk ke dalam bus. Setelah semuanya masuk bus kami langsung menyusul bus yang lain, yang telah menunggu kami di tempat pengisian bahan bakar. Setelah selesai mengisi bahan kami segera melanjutkan perjalanan menuju Pantai Sanur. Di tengah perjalanan menuju Pantai Sanur sebagian besar teman – teman tertidur.
Pada pukul 05.30 WITA kami sampai di Pantai Sanur sebelumnya kami solat subuh dulu di Masjid Al – Ikhsan yang berada di dekat pantai Sanur. Setelah itu kami menuju ke Pantai Sanur dengan keadaan yang masih mengantuk, kami merasakan kesegaran udara pagi di Pantai Sanur. Beberapa saat kemudian kami menikmati indahnya matahari terbit, lama – kelamaan kami menjadi bosan karena di Tepi Pantai banyak sampah yang berserakan. Setelah puas menikmati pemandangan matahari terbit di Pantai Sanur kami pun kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan menuju Hotel. Hotel yang kami tuju adalah Hotel Griya Taman Sari dan semua rombongan SMP Negeri 1 Tulungagung berada pada satu Hotel.
Sesampainya di Hotel kami langsung cek – in dan menuju kamar masing – masing untuk mandi, beristirahat, dan merapikan barang – barang. Para Guru pendamping menyuruh kami cepat – cepat mempersiapkan diri untuk makan pagi di Aula. Setelah selesai makan pagi kami kembali ke kamar untuk mempersiapkan diri, sebelum melanjutkan perjalanan menuju objek kedua, yaitu Tanjung Benoa.
Setelah sampai di Tanjung Benoa, kami diberikan kesempatan untuk menikmati semua olah raga air yang disediakan, ada Parasselling, Banana Boat, dan Flying Fish. Sebelum itu kami menuju ke “Pulau Penyu” untuk melihat penangkaran penyu. Setelah selesai menikmati fasilitas di sana kami melanjutkan perjalanan ke GWK ( Garuda Wisnu Kencana ).
Setelah sampai di GWK ( Garuda Wisnu Kencana ) kami dipandu oleh Gaet untuk langsung menuju ke atas dimana terdapat patung Dewa Wisnu, sayangnya hanya bagian badanya saja, tangan dan kakinya belum selesai dibuat. Kira – kira tinggingya sekitar 15 meter. Di sana kami bertemu dengan calon pengantin yang mau mengambil foto Dewa Wisnu sebagai Background undangan mereka, kamipun diajak foto bersama mereka. Setelah merasa puas kami melanjutkan perjalanan menuju “Pantai Kuta”.
Sebelum menuju ke Pantai Kuta kami harus memarkir bus terlebih dahulu di Sentral Parkir Kuta. Teman – teman diberi kesempatan memilih mampir terlebih dahulu ke Joger atau langsung ke Pantai Kuta dengan menggunakan kendaraan yang telah disediakan di Central Pantai Kuta. Setelah sampai di Pantai teman – teman langsung berlarian di pesisir pantai dan ombak. Banyak siswa yang berfoto dengan turis mancanegara sambil menikmati matahari senja. Setelah menikmati matahari senja kami pun kembali ke Hotel untuk istirahat.
Esok harinya tepatnya pada hari ketiga, setelah mandi kami menuju meja makan untuk sarapan pagi. Keluarga besar SMPN 1 Tulungagung melanjutkan perjalanan menuju “SMPN 4 Denpasar” untuk melakukan study banding. Setelah selesai study banding kami melanjutkan perjalanan menuju “Pusat Kerajinan Tenun Galuh”. Di sana para siswa diberikan diskon Spesial sebesar 50 %, setelah selesai belanja dan mengambil foto – foto lukisan untuk tugas seni rupa kami melanjutkan perjalanan menuju pusat jajanan khas Bali “Maha Dewi”. Teman – teman segera masuk ke dalam toko dan berbelanja oleh – oleh untuk keluarganya. Setelah waktu dirasa cukup kami langsung menuju ke BCC ( Bali Classic Center ) untuk melihat pertunjukan Tari Barong. Di sana kami dapat melihat kesenian tradisional dari daerah Bali tersebut. Kami diberi kesempatan untuk berkeliling melihat pemandangan di sana. Setelah selesai menikmati pemandangan dan pertunjukan yang ada di sana kami melanjutkan perjalanan menuju “Pasar Sungkowati” pasar seninya Pulau Bali yang ditempuh kurang lebih 30 menit dari BBC ( Bali classic center ).
Sesampainya di sana kami diberi waktu satu jam untuk berbelanja dan jalan – jalan dan menikmati aneka dagangan atau karya seni yang dijual di pinggir jalan maupun di dalam pasar. Setelah satu jam kami menuju ke Museum Bajra Sandi, yaitu gedung monumen perjuangan rakyat Bali. Sayangnya setelah sampai di sana museum tersebut tutup. Jadi teman – teman menikmati pemandangan di sekitar museum, ada yang bermain sepak bola, makan – makanan ringan, berfoto – foto, dan ada juga yang duduk – duduk sambil melihat teman – teman yang lain bermain sepak bola. Hari sudah semakin sore sekitar pukul 17.00 WITA kami kembali ke Hotel untuk berkemas – kemas karena besok kami harus akan cek – out.
Sesampainya di Hotel kami segera mandi dan makan malam karena akan diadakan pentas kreasi seni. Acara sangat meriah karena para siswa tampil untuk mempersembahkan lagu – lagu, kegembiraan kami semakin besar karena Bapak Kepala sekolah hadir di tengah – tengah kami untuk menyaksikan pentas kreasi seni anak – anak kelas 9. Tak terasa acara sudah selesai, sampai waktu menujukan pukul 23.00 WITA, kami pun kembali ke kamar masing – masing untuk istirahat.
Hari ke – empat inilah hari terakhir kami di Pulau Bali. Setelah selesai sarapan dan mengemasi barang – barang yang akan dibawa pulang, kami langsung menuju bus untuk melaksanakan perjalanan terakhir di Pulau Bali. Tujuan kami hari ini adalah “Museum Bajra Sandi” karena kemarin ketika kami tiba di sana Museum tersebut tutup dan juga sebagai pengganti objek wisata Gunung Kintamani. Di dalam Museum Bajra Sandi terdapat cerita tentang Sejarah perjuangan rakyat Bali dalam mengusir Penjajah di Pulau Bali. Setelah waktu berkunjung di Museum Bajra Sandi selesai kami melanjutkan perjalanan menuju Pura Luhur Tanah Lot.
Setelah sampai di Tanah Lot kami segera menuju tepi Pantai dengan maksud untuk menikmati dan melihat Pura Luhur Tanah Lot. Sayangnya saat kami tiba di sana air laut pasang sehingga kami tidak dapat mengamati dan melihat Pura Luhur tersebut. Tapi di sana kami dapat melihat ombak – ombak yang menghantam tepian karang. Setelah waktu yang diberikan habis kami seluruh rombongan pun berjalan menuju bus untuk melanjutkan perjalanan terakhir, yaitu ke Danau Bedugul, yang terletak di lereng gunung. Perjalanan menuju Danau Bedugul cukup jauh jika ditempuh dari Tanah Lot sehingga diperlukan waktu cukup lama. Sambil menanti tiba di Danau Bedugul teman – teman dipersilahkan istirahat terlebih dahulu.
Sesampainya di Danau Bratan Bedugul kami menikmati makan siang terlebih dahulu baru kemudian bersenang – senang dengan menikmati pemandangan yang indah. Banyak teman – taman yang mengelilingi Danau Bedugul dengan menggunakan kapal Boat yang disewakan di sana dengan jumlah penumpang lima anak dan ada juga yang menaiki perahu dayung. Di sana kita dapat membeli buah – buahan, utamanya strowberi karena di sana banyak yang menanam buah strowberi. Setelah menikmati objek wisata Danau Bedugul kami melanjutkan perjalanan pulang menuju pelabuhan Gilimanuk. Dalam perjalanan pulang banyak teman – teman yang tertidur karena kelelahan. Setelah sampai di Pelabuhan Gilimanuk bus kami menyeberang telebih dahulu karena bus yang lain masih jauh di belakang kami. Sesampainya di Pelabuhan Ketapang kami menunggu bus yang lainya datang. Setelah bus lainya datang kami melanjutkan perjalanan menuju Rumah Makan Situbondo untuk makan malam dan melaksanakan ibadah solat. Setelah makan malam selesai kami melanjutkan perjalanan menuju Tulungagung. Di dalam bus teman – teman banyak yang istirahat tapi banyak juga yang bercanda. Tak terasa kami sudah sampai di Masjid Wlingi Blitar, kami berhenti sebentar untuk melaksanakan ibadah solat subuh. Pagi Harinya sekitar pukul 06.00 WIB kamisampai di Nirwana Plaza Tulungagung. Maka dengan ini berakhirlah perjalanan Study Tour SMPN 1 Tulungagung ke Bali.

B. SEJARAH PANTAI SANUR
Pantai Sanur terletak di Desa Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan Kotamadya Dati II Denpasar. Pantai ini terletak di sebelah Timur dan Selatan desa Sanur, yang merupakan tepi Samudra Indonesia sebelah Selatan Pulau Bali. Tempat itu terkenal sejak dahulu kala, terutama ketika terjadi perang Puputan Badung pada tanggal 20 September 1906 dimana Belanda mendaratkan tentaranya di sana. Dalam sejarah Bali Kuno pantai Sanur juga terkenal, dan masdih ada tugu batu tertulis yang merupakan Prasasti Raja Kasari Warmadewa yang berkeraton di Singhadwala tahun 917, dimana sekarang terdapat di Blanjong Bagian Selatan Pantai Sanur. Di kalangan Pariwisata, Pantai Sanur pertama kali diperkenalkan oleh pelukis Belgia bernama A.J.Le Mayeur bersama istrinya Ni Polok yang menetap di sana sejak tahun 1937 dan mengadakan pameran lukisan karyanya sendiri.
Pantai Sanur terkenal karena pemandangan dan atmosfir yang indah. Pasir putih yang menutupi pantai sepanjang Hotel Bali Beach hingga ke Selatan (Pantai Mertasari). Pantai ini menghadap ke arah timur sehingga akan selalu dapat menikmati keindahan matahari terbit, dan pada sore hari di daerah pantai akan mendapatkan suasana yang spesifik. Secara umum Sanur merupakan tempat berlibur yang menginginkan suasana tenang.
Disisi lain pantai Sanur dimanfaatkan oleh masyarakat Hindu setempat dan masyarakat kota Denpasar untuk menyelenggarakan kegiatan upacara keagamaan dan upacara adat - budaya setempat. Kondisi ini perlu dilindungi karena pantai Sanur merupakan kawasan suci. Pantai Padanggalah merupakan teluk yang berpasir hitam, dan seperti bagian lain dari pantai Sanur, kawasan ini digunakan untuk upacara keagamaan.
.

C. LETAK PANTAI SANUR
Pantai Sanur jaraknya 6 Km dari pusat kota Denpasar, dapat dicapai dengan mobil, sepeda motor atau kendaraan umum yang menghubungkan pantai Sanur dengan Kota Denoasar. Kendaraan umum sangat ramai mondar-mandir antara Sanur-Denpasar, sehingga tidak ada kesulitan masalah angkutan. Pantai Sanur sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan Mancanegara oleh wisatawan Mancanegara maupun Nusantara. Hari Minggu dan hari libur, tempat itu menjadi pilihan penduduk kota Denpasar untuk rekreasi sambil mandi di laut. Pada hari bulan Purnama malamnya banyak orang datang santai dan mandi ke sana, sambil melihat keindahan pantai di malam hari. Selain pantainya Museum Le Mayeur juga banyak menari minat wisatawan.

D. SUASANA PANTAI SANUR
Pantai Sanur merupakan salah satu pantai yang ada di Bali. Pantai ini merupakan tempat wisata yang sangat indah, sehingga tidak pernah sepi dari pengunjung baik dari wisatawan domestic maupun wisatawan mancanegara.
Di Pantai Sanur tersedia berbagai macam fasilitas antara lain Hotel bertaraf Internasional seperti Hotel Grand Bali Beach, Hotel Hyatt, Hotel Sanur Beach, Hotel Sindu Beach dan banyak lagi sepanjang Timur dan Tenggara pantai Sanur. Kios barang kesenian dan Art Shop juga banyak di sana. Akomodasi dan Restourant untuk wisatawan cukup banyak tersedia yang senantiasa siap melayani kepentingan para wisatawan.
Daya tarik Pantai Sanur sebelah Utaranya melingkar seperti setengah lingkaran dan bagian Selatannya berbelok dari Timur ke Barat, dimana gelombang air lautnya tak begitu besar dan bila airnya surut terlihatlah batu karang yang membentang berwarna-warni. Pada hari mendekati bulan mati air lautnya naik dan gelombangnya agak besar. Di sebelah Tenggara terlihatlah gugusan pulau Nusa Penida di seberang laut dan di sebelah Timur kelihatan panorama pantai Selatan Pulau Bali dengan gunungnya. Pemandangan pantai Sanur juga terlihat indah pada sore hari, karena keadaan air laut biasanya surut dan gelombangnya merupakan riak kecil. Gugusan pulau Serangan dan bukit batu karang yang menjorok ke laut di seberang laut terlihat dari Pantai Sanur sebelah Selatan. Panorama pantai Sanur sebelah Selatan lebih indah dilihat pada pagi hari. Tempat meninjau yang strategis adalah bagian Timur, di Semawang dan Mertasari. Keadaan udara di sana terasa segar dan bertiup angin laut yang nyaman. Suasana di sepanjang pantai Sanur terang dan teduh karena penuh dengan pohon besar. Pantai Sanur baik untuk menikmati matahari terbit (Sun Rise)dan berjemur di sepanjang pantai yang berpasir putih.





BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut :
1. Objek wisata  6 Km dari kota Denpasar, tepatnya di Desa±Pantai Sanur terletak  Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan Kotamadya Dati II Denpasar
2. Pantai Sanur pertama kali diperkenalkan oleh pelukis Belgia bernama A.J.Le Mayeur bersama istrinya Ni Polok yang menetap di sana sejak tahun 1937 dan mengadakan pameran lukisan karyanya sendiri.
3. Suasana di sepanjang pantai Sanur terang dan teduh karena penuh dengan pohon besar. Pantai Sanur baik untuk menikmati matahari terbit (Sun Rise)dan berjemur di sepanjang pantai yang berpasir putih.


B. KRITIK DAN SARAN
Akhirnya dengan rasa syukur kami ucapkan “Alhamdulillah” karena kami dapat menyelesaikan karya tulis ini yang berjudul “Pantai Sanur” ini.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa penulisan karya tulis ini masih jauh dari sempurna dan memiliki banyak kekurangan, seperti pepatah “Tiada Gading Yang Tak Retak”. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak demi kesempurnaan karya tulis ini.

PERTANYAAN
  1. Analisislah bagian-bagian laporan di atas!
  2. Berikan tanggapanmu mengenai sistematika laporan di atas!
  3. Berikan tanggapanmu mengenai penggunaan bahasa dalam laporan di atas!
  4. Klasifikasikan laporan di atas berdasarkan formalitas dan bentuknya!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar